Tips Super Jitu Cegah Munggut pada ikan dan udang

Tips Super Jitu Cegah Munggut pada ikan dan udang

Budidaya ikan dan udang mejadi bisnis yang menggiurkan dalam beberapa tahun terakhir ini. Hal ini disebabkan karena semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebutuhan daging putih (ikan/udang).  Namun, seiring dengan peningkatan kebutuhan ikan/udang, semakin kompleks juga permasalahannya mulai dari harga pakan yang semakin mahal, penyakit ikan dan udang serta pencemaran lingkungan terutama air. Air sebagai media hidup ikan dan udang menjadi penting dan harus mendapat perhatian khusus oleh para pembudidaya. Pembudidaya perlu melakukan banyak treatment untuk setidaknya mempertahankan kualitas air agar sesuai dengan media hidup ikan dan udang. Oleh karena itu, Kualitas air merupakan salah satu faktor yang penting dalam pertumbuhan ikan

Munculnya kasus munggut atau bisa disebut keracunan amoniak disebabkan oleh berbagai factor dalam air. Derajat keasaman (pH), kadar oksigen dalam air, naik turunnya suhu, jumlah ikan/udang yang ditebar dalam kolam serta factor lainnya.  Pasti pusing dan butuh fast respond dalam mengatasi munggut kan? SOC GDM Ikan hadir sebagai solusi anti munggut untuk semua jenis ikan dan udang baik air tawar, payau maupun air laut. SOC GDM adalah suplemen organic cair dengan bahan 100% dan 5 bakteri spesifik yang sesuai dengan kebutuhan kolam dan tambak Anda.

Ikan mengeluarkan 80- 90% amonia (N-anorganik) melalui proses osmoregulasi, sedangkan dari feses dan urine sekitar 10-20% dari total nitrogen. Akumulasi amonia pada media budidaya merupakan salah satu penyebab penurunan kualitas perairan yang dapat berakibat pada kegagalan produksi budidaya ikan .Ammonia adalah hasil utama dari protein yang merupakan racun bagi ikan. Pengaruh yang berbahaya dari ammonia yaitu berhubungan dengan nilai pH dan suhu air. Kandungan ammonia hasil metabolisme yang meningkat cenderung menyebabkan gangguan yang bersifat fisiologis dan memicu stress pada ikan.

Dengan demikian semakin intensif suatu kegiatan budidaya akan diikuti dengan semakin tingginya konsentrasi senyawa nitrogen terutama amoniak dalam air. Meskipun melalui manajemen yang baik, pakan yang diberikan pada ikan pasti akan menghasilkan limbah.

Bacillus mycoides, B.pumilus dan B. brevis akan membantu Anda mengurangi kadar amoniak penyebab munggut di kolam Anda.  Kuncinya hanya perlu aplikasi SOC GDM secara rutin. GDM Pasti Panen.

 

Konsultasi Seputar PUPUK Organik Cair GDM 0812 2400 2400

Cegah Penyakit ikan Dengan SOC GDM Ikan

Kita mungkin akan sering menemukan ikan/ udang kita tiba-tiba menyendiri di pinggir kolam/tambak. Lebih sering muncul dipermukaan air, berkumpul didekat sumber pemasukan air (inlet) atau bisa juga menemukan segerombolan ikan yang sudah tinggal menunggu di jemput malaikat maut.

Kita sebagai pembudidaya harus dan wajib mengamati perilaku ikan secara seksama. Jika pengamatan secara visual memperlihatkan perilaku yang tidak normal, evaluasi lanjutan harus dilakukan dengan teliti untuk mementukan apakah hal tersebut karena adanya patogen atau kondisi dan kualitas air yang buruk. Pengamatan ini harus dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah akibat negatif selanjutnya pada ikan budidaya. Jika diakibatkan oleh patogen, kita pasti kelabakan mencari obatnya. Dimulai dari gejala awal seperti kondisi air kolam keruh/tidak? Nafsu makan menurun atau tidak ? Sirip luka atau tidak? Ada luka atau  tidak? Dan tanda-tanda kelainan lainnya. Setelah menemukan gejalanya baru akan diketahui jenis penyakitnya. Disebabkan jamur, parasit, bakteri atau justru virus? Dan ujung-ujungnya, kita akan segera berpikir untuk mencari obatnya.

Obat apa yang digunakan untuk menyembuhkan Aeromonas? Pseudomonas? Saprolegnia ? Argulus? Dan lain sebagainya.  Coba dibalik pertanyaannya, Bagaimana menjaga kualitas air budidaya agar tetap stabil hingga panen?

Mungkin terlihat klise, tapi pola pertanyaannya memang perlu diubah lho.  Obat itu kan berarti dipahami sebagai bahan untuk menyembuhkan suatu penyakit. Nah, jika pertanyaannya diubah, tentu kita tidak perlu mencari obat itu tadi, Iya kan?

Yang diperlukan sekarang adalah tindakan preventif menggunakan antibiotik alami. Dimana bisa kita dapat antibiotik alami itu? Antibiotik alami bisa diperoleh dari mikroba atau tanaman. Pembudidaya lebih menyukai produk langsung yang bisa diaplikasikan ke dalam kolam/tambak. Ini terkait efisiensi waktu dan tenaga kerja biasanya.   Bener atau tidak bos?

Berbagai macam produk akan kita temukan dipasaran mulai dari bakteri, jamur, enzim, antibiotik, vaksin juga bagian tertentu dari sel mikroba. Karena banyaknya pilihan tersebut seringkali kita bingung memilih agar sesuai kebutuhan kita. Iya kan??

Suatu produk antibiotik alami dikatakan berhasil biasanya jika memiliki ijin edar, jenis obat tepat untuk penyakit yang tepat (kita memerlukan pengetahuan tentang obat dan takarannya), banyak tersedia dan murah serta tidak menimbulkan efek samping bagi manusia yang mengkonsumsi ikan tersebut.

Jadi penting kita ketahui bahan obat tersebut, cara pakainya, dosisnya hingga berapa lama penggunaan obat itu diperbolehkan di kolam. Suplemen Organik Cair GDM ikan hadir sebagai solusi untuk tindakan preventif munculnya parasit, jamur dan bakteri pada ikan budidaya. Suplemen Organik Cair GDM Ikan terbuat dari 100% bahan organik plus 5 bakteri khusus untuk menunjang kebutuhan kolam. SOC GDM ikan tersedia dalam bentuk cair sehingga sangat mudah diaplikasikan bisa langsung melalui air atau dicampur pakan.Mencegah lebih baik daripada mengobati. SOC GDM ikan mencegah timbulnya serangan penyakit ikan.

Konsultasi Seputar PUPUK Organik Cair GDM 0812 2400 2400

Suplemen Organik Cair GDM Untuk Perikanan

Semakin hari budidaya perikanan semakin digemari banyak kalangan. Pemain pemula, pensiunan dan bisnisman mulai serius menggarap bidang perikanan mulai dari pembenihan, pembesaran hingga pengolahan. Perkembangan bisnis dari hulu ke hilir tersebut menarik perhatian perbankan untuk mengucurkan dana usaha di bidang perikanan.  Akan tetapi, perkembangan bisnis yang semakin positif tidak di barengi dengan kondisi lingkungan perairan.  Permintaan produksi semakin tinggi tidak sebanding dengan kegagalan budidaya sehingga pembudidaya harus lebih cermat dan tepat dalam penanganannya. Sistem tradisional mulai ditingkatkan menjadi semi intensif, semi intensif menjadi intensif. Teknologi budidaya juga berkembang pesat dengan bantuan mikrooganisme seperti bakteri, yeast, mikroalga dan bakteriofag. Bakteri memiliki peran penting dalam lingkungan budidaya perikanan sebagai pengurai, pembentuk flok, pendegradasi partikel di lingkungan tambak/kolam.

Bakteri telah lama digunakan sebagai bahan tambahan dalam dunia perikanan terutama budidaya udang. Sekarang hampir semua budidaya mulai dari air tawar, air payau hingga air laut memanfaatkan peran bakteri atau yang sering disebut suplemen/probiotik.

Berbagai macam bakteri digunakan mulai dari Bacillus, Pseudomonas, Lactobacillus dan masih banyak lagi jenisnya. Suplemen  adalah mikroorganisme atau komponen sel mikroorganisme (enzim) yang ditambahkan dengan cara-cara tertentu agar masuk kedalam saluran pencernaan ikan dan tetap hidup dengan tujuan memperbaiki kesehatan ikan.

Secara umum suplemen/probiotik berfungsi sebagai pengendali biologi, perbaikan kualitas air, peningkat respon imun, agen pengendali mikroba saluran cerna dan untuk menekan bakteri pathogen di lingkungan kolam.

Suplemen untuk perikanan harus memiliki karakter yaitu menguntungkan ikan/udang, mampu hidup atau bertahan di saluran cerna ikan, dapat terjaga stabilitas produk dan aman disimpan dalam jangka waktu lama serta dapat diproduksi secara masal dalam skala industri.

Suplemen Organik Cair GDM memiliki 5 jenis bakteri spesifik sesuai kebutuhan untuk budidaya perikanan. SOC GDM memiliki 3 jenis Bacillus yaitu Bacillus mycoides, Bacillus brevis dan Bacillus pumilus selain itu juga mengandung Pseudomonas alcaligenes dan Micrococcus roseus.

Kombinasi dari 5 bakteri ini mampu memperbaiki nutrisi seperti produksi vitamin, detoksifikasi pangan, menghambat perkembangan bakteri merugikan dalam saluran cerna serta memproduksi senyawa anti pathogen sehingga sangat membantu dalam peningkatan produktifitas budidaya.

Sebelumnya, peningkatan produktifitas kolam menggunakan  bahan-bahan kimiawi seperti antibiotik dan disinfektan tetapi sangat merugikan karena menjadi residu di kolam dan terutama residu pada konsumen. Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan bertindak tegas dengan melarang penggunaan antibiotik maupun disinfektan dalam budidaya perikanan untuk keamanan jangka panjang.

SOC GDM termasuk suplemen yang dibuat dari 100% bahan organik yang ada di lingkungan sekitar dan sesuai dengan kebutuhan di kolam/tambak. SOC GDM juga mengandung nutrisi makro dan mikro mineral yang dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan, perkembangan dan ketahanan ikan budidaya.

Perubahan kualitas perairan dan lingkungan harus kita sikapi dan cegah dengan teknologi. SOC GDM adalah paket hemat untuk pertumbuhan, perkembangan dan ketahanan budidaya ikan karena memiliki fungsi sesuai kebutuhan kolam yaitu, pengurai, pembentuk flok, pendegradasi limbah, dan penghasil enzim serta penghasil antibiotik. SOC GDM juga dapat memperbaiki kondisi lingkungan lewat proses bioremediasi sehingga menguntungkan ikan budidaya.

Dari berbagai riset membuktikan, dengan adanya introduksi mikroba positif maka kolam menjadi lebih sehat dan ikan juga lebih kuat terhadap stres dan penyakit.  Yang pasti, pertumbuhan ikan bisa sangat pesat karena SOC GDM itu merangsang nafsu makan.SOC GDM juga ibarat benteng pertahanan diri.Jadi sebaiknya diberikan sejak dini.Begitu bibit mau masuk kolam, 1 minggu sebelumnya air kolam harus diaplikasiSOC GDM agar kondisi air tumbuh banyak plankton.Selanjutnya, pemberian SOC GDM untuk pemeliharaan air cukup satu minggu sekali sesuai dosis.

Jadi, SOC GDM memang harus difungsikan menjadi semacam imunisasi.  Jika diberikan lebih awal, maka efeknya akan lebih bagus.  Jangan menunggu kondisi kolam jelek dan ikan stress atau terserang penyakit.  Pemberian SOC GDM secara teratur akan menghasilkan ikan yang lebih sehat.

Cara Praktis Menumbuhkan Plankton di Kolam

Melihat warna air yang hijau segar di kolam sungguh menyenangkan bukan?? Ikan tidak banyak yang mengambang di permukaan dan saat dikasi pakan, ikan akan berebut untuk memakannya. Tentu sangat menyenangkan ya??

Nah, tapi lebih sering kita temui warna air kolam itu sangat keruh, berbau menyengat, saat ikan diberi pakan nafsu makannya rendah.Pasti kita sudah uring-uringan, lalu langsung menyipon kolam berharap air segera normal kembali. Tapi ujungnya? 2 hari kemudian air kembali keruh dan berbau menyengat kembali.

Ini sedikit gambaran bagaiman proses keruhnya air di kolam

Sumber : myaquariumclub.com/pinterest

Ilustrasi diatas adalah proses keruhnya air kolam. Sebenarnya di dalam kolam sudah terdapat bakteri pengurai, tapi bila kepadatan kolam sangat tinggi, tentu tidak sebanding dengan jumlah kotoran yang harus diurai bukan? Oleh karena itu perlu adanya bantuan pasukan bakteri lagi yang ditambahkan.

Kalo banyak limbah tentu plankton akan susah untuk tumbuh. Pertumbuhan plankton memerlukan senyawa CO2 sebagai bahan makanan. Jika ditambak/kolam kurang pasukan bakteri pengurai tentu perang mengurai limbah akan kalah. Suplemen Organik Cair GDM Ikan hadir sebagai pasukan pengurai, pembentuk dan pembasmi limbah. SOC GDM memiliki 5 pasukan bakteri yang terdiri dari 3 pasukan bakteri Bacillus, 1 pasukan Pseudomonas serta 1 pasukan Micrococcus.

Jadi,sekarang tidak perlu galau tentang  air keruh di kolam, bau menyengat ataupun ikan yang suka munggut. Semua bisa diatasi dengan pasukan bakteri SOC GDM.

Cara pakai  pasukan bakteri GDM juga sangat mudah. Tinggal masukan di air kolam atau bisa melalui pakan ikan. Untuk luas kolam 1 hektar hanya perlu 10 liter GDM/ minggu. Nah, pasukan bakteri GDM akan mengurai limbah sehingga lebih sederhana dan dapat dijadikan sumber makanan plankton. Kalo di kolam banyak sumber makanan, plankton lebih mudah berkembang biak sehingga akan mendominasi di perairan. Ujung-ujungnya air bisa berubah menjadi hijau segar dan sedap dipandang mata.

Plankton itu macam-macam jenisnya, ada zooplankton, fitoplankton, bakteriplankton, meroplankton, nah kalo menggunakan GDM. Jenis plankton yang tumbuh adalah bakterioplankton. Ikan dan udang juga sangat menyukai jenis plankton ini.

Jika banyak tersedia plankton di kolam, ikan akan memiliki banyak pilihan terhadap jenis plankton yang akan dimakan. Hal ini juga mempengaruhi terhadap bau ikan. Bau ikan dipengaruhi oleh jenis plankton tertentu yang dimakan oleh ikan. Dengan aplikasi SOC GDM Ikan, dominasi plankton yang ada di kolam adalah jenis bakterioplankton dan Chlorophyceae plankton

Jadi, tunggu apa lagi? Buktikan sendiri khasiat SOC GDM ikan di kolam Anda.