Usaha Ternak Ayam Broiler Yang Menguntungkan

Usaha ternak ayam broiler bagi pemula tentu memerlukan biaya yang sangat besar dan beresiko tinggi, walaupun menjanjikan keuntungan yang sangat tinggi.  Ada beberapa cara yang dapat ditempuh untuk meminimalisir biaya dan resiko, antara lain dengan pola kemitraan dan juga inovasi biotehnologi melalui penggunaan Suplemen Organik Cair GDM.

Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan agar usaha ternak ayam broiler terhindar dari resiko kegagalan tetapi masih menguntungkan :

  1. Pemilihan bibit (DOC) yang baik.

Pilih bibit (DOC) dari strain yang memiliki produktivitas tinggi dengan ciri-ciri fisik sebagai berikut :

  1. Sehat, mata jernih, bulu halus dan mengkilat.
  2. Berat seragam antara 35 – 40 gram/ekor.
  3. Tidak ada kecacatan fisik.
  4. Aktif bergerak dan suara nyaring.
  5. Tidak ada kotoran yang melekat disekitar anus.

 

  1. Tata laksana kandang.

Kandang yang baik tidak harus terbuat dari bahan-bahan yang mahal, tetapi dapat juga dari bahan sederhana yang banyak terdapat di sekitar kita sesuai dengan tipe kandang yang akan dibuat.

Syarat-syarat kandang yang ideal adalah :

  1. Tidak jauh dari rumah untuk memudahkan pengawasan.
  2. Terdapat sumber air karena ayam broiler membutuhkan air yang cukup untuk pertumbuhannya.
  3. Terdapat akses transportasi.
  4. Mendapat sinar matahari yang cukup (menghadap Timur – Barat).
  5. Memiliki ventilasi yang baik.
  6. Suhu dalam kandang antara 32,2˚ – 34˚C
  7. Kelembaban 60% – 70%.
  8. Luas kandang disesuaikan dengan populasi yang akan diusahakan.

 

  1. Pakan dan minum.

Pemberian pakan ayam broiler disesuaikan dengan periode pertumbuhannya.  Asupan gizi yang terkandung dalam pakan harus diperhatikan, pakan harus mengandung protein, karbohirat,  vitamin, asam amino dan serat kasar. Pakan merupakan 70% biaya produksi.

Air minum harus tersedia dalam jumlah yang cukup dan tidak mengandung bakteri E.coli maupun Salmonella.

Bersihkan selalu tempat pakan dan tempat minum ayam broiler agar terhindar dari berbagai penyakit.

 

  1. Suplemen Organik Cair GDM.

Suplemen Organik Cair GDM mengandung mineral lengkap yang dibutuhkan oleh ternak dan juga mengandung beberapa bakteri menguntungkan yang dapat meningkatkan kekebalan, meningkatkan nafsu makan, meningkatkan daya cerna pakan dan efisiensi pakan, harga terjangkau dan mudah aplikasinya.

 

  1. Vaksin, vitamin dan Obat-obatan.

Ada beberapa penyakit (terutama disebabkan oleh virus) yang belum ada obatnya tetapi dapat dicegah dengan vaksinasi.  Lakukan vaksinasi sesuai kebutuhan dan sesuai waktunya untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Vitamin diperlukan untuk meningkatkan kesehatan ternak sehingga lebih tahan terhadap kondisi lingkungan dan penyakit.  Vitamin perlu ditambahkan karena pakan (buatan) mengandung vitamin dalam jumlah yang sangat kecil.

Obat-obatan hanya digunakan jika ternak ayam broiler terserang penyakit.

 

Demikianlah beberapa tips sederhana yang dapat dilakukan untuk menjadikan usaha ternak ayam broiler minim resiko kegagalan tetapi tetap menguntungkan.

 

Tips Jitu Cerahkan Sisik Ikan Pembawa Hoki Arwana Super Red

Arwana merupakan ikan hias popular dikancah dunia ikan hias. Arwana (Scleropages formosus) sejak lama sudah menjadi primadona ikan hias air tawar baik dalam negeri maupun luar negeri. Hobiis arwana menyebutkan ikan arwana sebagai ikan kayangan dan titisan dewa. Sisik ikan arwana yang bulat besar mirip sisik naga sehingga dalam bahasa mandarin disebut Le Tiaw Lung (seekor naga) diyakini membawa hoki/keberuntungan bagi pemiliknya. Arwana juga menjadi simbol status, kepuasan dan kebanggaan pemiliknya.

Ikan asli Indonesia ini berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat. Bentuk tubuh yang indah (memanjang, ramping dan gerakan renang yang sangat anggun) serta memiliki corak warna spesifik yaitu merah, sisiknya berkilau bila terkena cahaya. Seluruh keindahan yang dimiliki arwana menjadi daya tarik tersendiri ikan arwana.

Ikan arwana termasuk ikan yang tahan terhadap serangan penyakit. Namun, sangat sensitive terhadap perubahan kualitas air yang meliputi fluktuasi amoniak, nitrit, dan nitrat.
Bukan berarti ikan arwana susah untuk dipelihara. Ikan arwana banyak dipelihara dalam akuarium. Ukuran akuarium minimal 3 kali dari panjang ikan dengan lebar 1,5 kali panjang ikan. Penempatan akuarium juga perlu diperhatikan. Sebaiknya, akuarium ditempatkan pada daerah yang minim lalu lintas orang untuk menghindari stress ikan. Akuarium juga perlu ditambahkan tutup yang kuat dan rapat untuk mencegah ikan melompat keluar.

Populasi dalam memelihara arwana dalam akuarium juga perlu diperhatikan. Sebaiknya, arwana dipelihara secara individu, hindari memelihara arwana dengan jumlah ganjil seperti 3 ekor dalam 1 akuarium. Hal ini bertujuan untukmenghindari sikap agresif ikan arwana yang sangat tinggi.

Lebih bagus jika memelihara langsung 6 ekor dalam 1 akuarium untuk meminimalisir sikap agresif.
Arwana termasuk kategori ikan karnivora. Pakan yang disukai antara lain ikan segar, udang, potongan udang segar, potongan daging ikan segar, serangga seperti jangkrik, kecoak, kelabang, kemudian golongan cacing (sutera, tanah, darah), ulat hongkong serta katak.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum memberikan pakan hidup adalah perlu adanya karantina untuk mencegah masuknya bibit penyakit. Sebisa mungkin hindari pemberian serangga atau kodok mati karena peluang kontaminasi bakteri lebih besar.
Untuk pakan hidup, terlebih dahulu buang bagian tubuh yang bisa melukai mulut ikan misalnya kaki belakang kecoa, jangkrik, rostrum udang (duri kepala udang).

Pemeliharaan kualitas air akuarium ikan arwana sangat penting untuk diperhatikan. Penumpukan amoniak, nitrit dan nitrat dalam akuarium akan menjadi pemicu ikan stress. Penggantian air jangan terlalu sering cukup dilakukan 2 atau 4 minggu sekali dengan membuang 30-50% total air. Metode penggantian juga bisa menggunakan metode siphon (selang air). Ikan arwana mampu hidup pada kisaran pH yang luas. Namun, sangat dianjurkan untuk memelihara sesuai kondisi aslinya yaitu 6-7. Sangat peenting diperhatikan dalam memelihara ikan arwana adalah suhu air. Kisaran suhu air untuk ikan arwana adalah 26-30 C. Fluktuasi suhu dalam akuarium dapat menyebabkan ikan stress. Jika suhu terlalu tinggi akan menyebabkan tutup insang menggulung sehingga mengurangi keindahan ikan tersebut.

Penyakit yang serig menyerang ikan arwana adalah kembang sisik dan katarak. Kembang sisik sebenarnya bukan kategori penyakit menular akan tetapi termasuk bentuk stress akibat fluktuasi suhu air. Kembang sisik ditandai dengan terbukanya sisipan antar sisik. Saat ikan mengalami kembang sisik, daya tahan ikan menurun sehingga rawan terhadap infeksi pathogen. Katarak juga bisa menyerang mata ikan. Gejalanya ditandai dengan adanya semacam kabut dalam kornea ikan. Hal ini disebabkan oleh infeksi bakteri pathogen. Untuk mencegah serangan penyakit, perlu rajin melakukan sanitasi akuarium, pakan hidup, dan menjaga kualitas air akuarium tetap stabil. Pemanfaatan bakteri pengurai menjadi penting untuk mempertahankan kualitas air akuarium. SOC GDM mengandung 5 bakteri lengkap sesuai kebutuhan ikan arwana. Aplikasinya sangat mudah cukup dituang langsung ke dalam air akuarium sebanyak 1 ml/m3 air setiap 1 minggu sekali.

Daftar pustaka
Abdillah, P., P.A. Saputra dan H. Akhrari. 2009. Teknologi Pembenihan Ikan Arwana Super Red (Scleropages formosus) di PT. Inti Kapuas Arowana Tbk, Kalimantan Barat. Artikel Ilmiah. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. 2012. Budidaya Ikan Arwana. Buku. Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Budidaya Ikan Arwana (Schleropages formosus) pontianakpost Diakses tanggal 18 November 2017.

Cara Beternak Ayam Petelur ala GDM

Ada berbagai jenis ayam yang sudah dikenal di masyarakat, salah satunya adalah ayam petelur. Ayam petelur adalah ayam betina dewasa yang dipelihara khusus untuk diambil telurnya.

 

Besarnya investasi awal dan faktor resiko membuat peternak pemula sulit berkembang.

 

Dengan kemajuan tehnologi saat ini segala faktor penghambat tersebut dapat diminimalisir.  Kini telah hadir Suplemen Organik Cair GDM, suatu terobosan baru dalam biotehnologi yang memanfaatkan bakteri menguntungkan untuk meningkatkan nafsu makan ternak, meningkatkan daya cerna pakan dan meningkatkan efisiensi pakan serta meningkatkan daya tahan ternak ayam terhadap serangan penyakit. Investasi jadi lebih murah dan ternak ayam petelur tahan penyakit serta dapat berproduksi maksimal.

 

Berikut beberapa tips sederhana bagi peternak agar sukses dalam usaha peternakan ayam petelur :

  1. Lokasi dan Kandang

Lokasi kandang peternakan ayam petelur sebaiknya jauh dari pemukiman dan keramaian untuk menghindari stress pada ayam petelur serta tidak menimbulkan bau dan pencemaran di sekitar pemukiman.

Bakteri dalam SOC GDM dapat meningkatkan daya tahan ayam dari stress dan menghilangkan bau kotoran sehingga sangat ramah lingkungan. Aplikasikan SOC GDM lewat air minum dengan dosis 0,3 ml/ekor setiap hari untuk memperoleh manfaat yang besar tersebut.

  1. Bibit ayam (DOC)

Bibit ayan hendaknya yang berkualitas, berasal dari indukan yang sehat, berproduksi tinggi serta merupakan strain unggul. Secara kasat mata DOC yang baik memiliki bulu yang halus dan mengkilat, lincah, mata jernih, berat seragam (35-40 gram) dan tidak ada kecacatan atau tidak ada bekas kotoran menempel di anus.

  1. Pakan dan minum

Pakan ayam petelur menggunakan konsentrat yang jenisnya disesuaikan dengan umur dan fase pertumbuhan ayam petelur. Pakan yang baik mengandung protein, lemak, serat kasar dan mineral sesuai kebutuhan. Daya cerna pakan dan efisiensi pakan sangat diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan dan produksi telur. Tambahan Suplemen Organik Cair GDM mampu meningkatkan daya cerna pakan dan meningkatkan efisiensi pakan dengan dosis 0,3 ml/ekor/hari (pagi-sore). Aplikasi SOC GDM dapat melalui air minum ayam yang volume airnya menyesuaikan dengan umur ayam.

  1. Vaksin dan Obat

Pemberian vaksin wajib dilakukan untuk mencegah penyakit menular pada ayam petelur yang disebabkan oleh virus dengan jalan meningkatkan kekebalan tubuh ayam.

Bakteri dalam SOC GDM juga meningkatkan kekebalan terhadap penyakit yang disebabkan pathogen lainnya.

  1. Panen dan Pasaca Panen

Produksi telur meningkat (Kualitas dan kuantitas) serta masa produktif ayam petelur semakin panjang. Kulit telur/cangkang telur yang menggunakan SOC GDM akan semakin tebal sehingga sangat cocok jika produksi telurnya harus mengalami transportasi yang lama (dikirim jarak jauh), sehingga meminimalisir kerusakan.

 

Demikian beberapa tips sederhana cara beternak ayam petelur ala GDM, semoga bermanfaat.

Cara Super Jitu Budidaya Ikan Mas dengan Suplemen Organik Cair GDM Ikan, Pasti Panen

Cara Super Jitu Budidaya Ikan Mas dengan Suplemen Organik Cair GDM Ikan, Pasti Panen

Budidaya ikan mas menjadi primadona di kawasan Jawa Barat. Hampir 49% produksi ikan mas nasional dipasok oleh wilayah Jawa Barat seperti wilayah Ciamis, Sukabumi, Tasikmalaya, Bogor, Garut, Bandung, Cianjur, dan Purwakarta.

Budidaya ikan mas memiliki potensi besar karena mudah dalam pemeliharaan, ketersediaan bibit yang kontiyu, pasar yang terbuka lebar, serta tingkat konsumsi ikan yang mengalami peningkatan secara signifikan.

Ikan mas banyak dipelihara di kolam jaring apung, kolam air deras dan kolam tanah. Ikan mas termasuk ikan omnivora yaitu pemakan segala sehingga sangat mudah dipelihara.
Strain ikan mas yang banyak dibudidayakan termasuk strain unggul seperti Majalaya, Punten, Si Nyonya, Mas Koi, Mas Taiwan. Masing-masing strain memiliki keunggulan sehingga banyak pilihan untuk pembudidaya ikan mas.

Adapun ciri-ciri strain ikan mas antara lain sebagi berikut :
a. Strain Majalaya
ukuran tubuh relatif pendek, bentuk punggung lebih membungkuk dan lancip, sisik berwarna hijau keabuan, bagian tepinya berwarna lebih gelap kecuali di bagian bawah insang dan bawah sirip ekor berwarna kekuningan.
b. Strain Mas Koi
Bentuk badan bulat panjang dan bersisik penuh, warna sisik bermacam-macam seperti putih, kuning, merah menyala, atau kombinasi. Jenis ikan koi yang memiliki harga cukup baik dan stabil yaitu kohaku, taisho, sanshoku, showa, shiro, utsuri, shusui, asagi goromo, goshiki, bekko, tancho, kinginrin, dan kawarimono
c. Strain Punten
Potongan badan paling pendek, sisik berwarna hijau gelap, mata agak menonjol, gerakannya gesit serta bagian punggung tinggi melebar
d. Strain Si Nyonya
Sisik tubuh berwarna kuning muda, ikan muda memiliki ciri mata kurang menonjol keluar, sedang ikan dewasa lebih sipit, badan relatif panjang, gerakannya lamban, menyukai daerah permukaan air
e. Strain Taiwan
Badan relatif panjang, penampang punggung membulat, sisik berwarna hijau kekuning-kuningan, gerakan gesit dan aktif

Cara Budidaya Ikan Mas

Waktu pemeliharaan ikan mas untuk konsumsi hampir sama dengan ikan air tawar lainnya kurang lebih 3 bulan. Dalam skala besar, ikan mas banyak dibudidayakan di kolam tanah, kolam air deras dan keramba jaring apung. Lokasi yang dipilih pun bervariasi mulai dari sungai, waduk, embung dan perairan umum lainnya.

A. Budidaya ikan mas di kolam tanah
Untuk budidaya ikan mas di kolam hal yang perlu diperhatikan adalah persiapan kolam. Persiapan kolam disini meliputi konstruksi kolam, pengeringan dan pemupukan. Konstruksi kolam disini adalah pengecekan konstruksi kolam seperti ada tidaknya kebocoran, mengecek pematang kolam serta pintu keluar – masuk air (inlet/outlet).
Pengeringan kolam untuk persiapan tebar bibit baru perlu memperhatikan sinar matahari. Sinar matahari yang terik akan mempercepat proses pengeringan serta perkembangan parasite, spora jamur serta bakteri di kolam. Pastikan kolam kering sempurna.

Pemupukan kolam bertujuan untuk menumbuhkan pakan alami (plankton). Untuk mempercepat proses pertumbuhan pakan alami sangat disarankan menambahkan GDM Black BOS. Black BOS hadir sebagai solusi untuk mengurai kandungan bahan organic dalam kolam yang terendap dan terikat dalam partikel lumpur, menstimulasi pertumbuhan plankton, mencegah perkembangan bakteri, spora jamur, dan parasite dalam kolam. Setelah diaplikasi Black BOS diisi air 60 cm lalu dibiarkan selama 5 hari.
Pastikan memilih bibit yang telah tersertifikasi lembaga pembenihan untuk meminimalisir serangan penyakit dan menjaga kualitas produksi. Sebaiknya bibit ditebar saat pagi atau sore hari untuk mengurangi stress ikan. Padat tebar disesuaikan dengan ukuran kolam. Untuk pemberian pakan sebaiknya 3-5 % dari berat total sedangkan untuk frekuensi pemberian pakan minimal 3 kali sehari. Sangat dianjurkan untuk menambahkan SOC GDM Ikan dalam pellet atau ditebarkan langsung ke dalam kolam secara rutin setiap minggu

B. Budidaya ikan mas di kolam air deras
Untuk budidaya ikan mas di kolam air deras juga perlu memperhatikan konstruksi kolam, kemudian sumber air. Sumber air ini penting karena jika sumber air tercemar limbah rumah tangga ataupun industri akan menghambat proses budidaya. Selain itu juga debit air, debit air yang dianjurkan adalah 100 liter/menit. Kunci sukses budidaya ikan mas system kolam air deras adalah sirkulasi air. Usahakan sirkulasi air lancar dan tidak menimbulkan daerah mati (endapan kotoran dan sisa pakan)
Untuk aplikasi SOC GDM ikan di kolam air deras, sangat dianjurkan untuk dipalikasi saat pemberian pakan. Jadi campurkan SOC GDM ikan ke dalam pellet ikan lalu tebarkan secara merata ke kolam.

C. Budidaya ikan mas di keramba jaring apung
Budidaya ini biasanya dilakukan di perairan umum seperti waduk, embung, danau dan sungai. Ukuran keramba yang biasanya digunakan adalah 7m x 7mx 3m dan 6m x 6mx 3m. budidaya di perairan umum perlu kewaspadaan tinggi dan manajemen bagus. Hal ini disebabkan oleh jika 1 karamba terserang penyakit maka akan lebihmudah menyebar ke keramba yang lain. Begitu juga saat terjadi pencemaran maupun up welling. Akan tetapi, semua hal bisa dicegah. Untuk meningkatkan ketahan tubuh ikan terhadap serangan penyakit maupun menguraikan bahan organic serta amoniak di perairan. Solusi instannya adalah mengaplikasikan SOC GDM Ikan dalam pellet ikan. Praktis bukan?