Cara Super Jitu Budidaya Ikan Mas dengan Suplemen Organik Cair GDM Ikan, Pasti Panen

Cara Super Jitu Budidaya Ikan Mas dengan Suplemen Organik Cair GDM Ikan, Pasti Panen

Budidaya ikan mas menjadi primadona di kawasan Jawa Barat. Hampir 49% produksi ikan mas nasional dipasok oleh wilayah Jawa Barat seperti wilayah Ciamis, Sukabumi, Tasikmalaya, Bogor, Garut, Bandung, Cianjur, dan Purwakarta.

Budidaya ikan mas memiliki potensi besar karena mudah dalam pemeliharaan, ketersediaan bibit yang kontiyu, pasar yang terbuka lebar, serta tingkat konsumsi ikan yang mengalami peningkatan secara signifikan.

Ikan mas banyak dipelihara di kolam jaring apung, kolam air deras dan kolam tanah. Ikan mas termasuk ikan omnivora yaitu pemakan segala sehingga sangat mudah dipelihara.
Strain ikan mas yang banyak dibudidayakan termasuk strain unggul seperti Majalaya, Punten, Si Nyonya, Mas Koi, Mas Taiwan. Masing-masing strain memiliki keunggulan sehingga banyak pilihan untuk pembudidaya ikan mas.

Adapun ciri-ciri strain ikan mas antara lain sebagi berikut :
a. Strain Majalaya
ukuran tubuh relatif pendek, bentuk punggung lebih membungkuk dan lancip, sisik berwarna hijau keabuan, bagian tepinya berwarna lebih gelap kecuali di bagian bawah insang dan bawah sirip ekor berwarna kekuningan.
b. Strain Mas Koi
Bentuk badan bulat panjang dan bersisik penuh, warna sisik bermacam-macam seperti putih, kuning, merah menyala, atau kombinasi. Jenis ikan koi yang memiliki harga cukup baik dan stabil yaitu kohaku, taisho, sanshoku, showa, shiro, utsuri, shusui, asagi goromo, goshiki, bekko, tancho, kinginrin, dan kawarimono
c. Strain Punten
Potongan badan paling pendek, sisik berwarna hijau gelap, mata agak menonjol, gerakannya gesit serta bagian punggung tinggi melebar
d. Strain Si Nyonya
Sisik tubuh berwarna kuning muda, ikan muda memiliki ciri mata kurang menonjol keluar, sedang ikan dewasa lebih sipit, badan relatif panjang, gerakannya lamban, menyukai daerah permukaan air
e. Strain Taiwan
Badan relatif panjang, penampang punggung membulat, sisik berwarna hijau kekuning-kuningan, gerakan gesit dan aktif

Cara Budidaya Ikan Mas

Waktu pemeliharaan ikan mas untuk konsumsi hampir sama dengan ikan air tawar lainnya kurang lebih 3 bulan. Dalam skala besar, ikan mas banyak dibudidayakan di kolam tanah, kolam air deras dan keramba jaring apung. Lokasi yang dipilih pun bervariasi mulai dari sungai, waduk, embung dan perairan umum lainnya.

A. Budidaya ikan mas di kolam tanah
Untuk budidaya ikan mas di kolam hal yang perlu diperhatikan adalah persiapan kolam. Persiapan kolam disini meliputi konstruksi kolam, pengeringan dan pemupukan. Konstruksi kolam disini adalah pengecekan konstruksi kolam seperti ada tidaknya kebocoran, mengecek pematang kolam serta pintu keluar – masuk air (inlet/outlet).
Pengeringan kolam untuk persiapan tebar bibit baru perlu memperhatikan sinar matahari. Sinar matahari yang terik akan mempercepat proses pengeringan serta perkembangan parasite, spora jamur serta bakteri di kolam. Pastikan kolam kering sempurna.

Pemupukan kolam bertujuan untuk menumbuhkan pakan alami (plankton). Untuk mempercepat proses pertumbuhan pakan alami sangat disarankan menambahkan GDM Black BOS. Black BOS hadir sebagai solusi untuk mengurai kandungan bahan organic dalam kolam yang terendap dan terikat dalam partikel lumpur, menstimulasi pertumbuhan plankton, mencegah perkembangan bakteri, spora jamur, dan parasite dalam kolam. Setelah diaplikasi Black BOS diisi air 60 cm lalu dibiarkan selama 5 hari.
Pastikan memilih bibit yang telah tersertifikasi lembaga pembenihan untuk meminimalisir serangan penyakit dan menjaga kualitas produksi. Sebaiknya bibit ditebar saat pagi atau sore hari untuk mengurangi stress ikan. Padat tebar disesuaikan dengan ukuran kolam. Untuk pemberian pakan sebaiknya 3-5 % dari berat total sedangkan untuk frekuensi pemberian pakan minimal 3 kali sehari. Sangat dianjurkan untuk menambahkan SOC GDM Ikan dalam pellet atau ditebarkan langsung ke dalam kolam secara rutin setiap minggu

B. Budidaya ikan mas di kolam air deras
Untuk budidaya ikan mas di kolam air deras juga perlu memperhatikan konstruksi kolam, kemudian sumber air. Sumber air ini penting karena jika sumber air tercemar limbah rumah tangga ataupun industri akan menghambat proses budidaya. Selain itu juga debit air, debit air yang dianjurkan adalah 100 liter/menit. Kunci sukses budidaya ikan mas system kolam air deras adalah sirkulasi air. Usahakan sirkulasi air lancar dan tidak menimbulkan daerah mati (endapan kotoran dan sisa pakan)
Untuk aplikasi SOC GDM ikan di kolam air deras, sangat dianjurkan untuk dipalikasi saat pemberian pakan. Jadi campurkan SOC GDM ikan ke dalam pellet ikan lalu tebarkan secara merata ke kolam.

C. Budidaya ikan mas di keramba jaring apung
Budidaya ini biasanya dilakukan di perairan umum seperti waduk, embung, danau dan sungai. Ukuran keramba yang biasanya digunakan adalah 7m x 7mx 3m dan 6m x 6mx 3m. budidaya di perairan umum perlu kewaspadaan tinggi dan manajemen bagus. Hal ini disebabkan oleh jika 1 karamba terserang penyakit maka akan lebihmudah menyebar ke keramba yang lain. Begitu juga saat terjadi pencemaran maupun up welling. Akan tetapi, semua hal bisa dicegah. Untuk meningkatkan ketahan tubuh ikan terhadap serangan penyakit maupun menguraikan bahan organic serta amoniak di perairan. Solusi instannya adalah mengaplikasikan SOC GDM Ikan dalam pellet ikan. Praktis bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *